HEADLINNEWS.ID – Lima SDN di wilayah Ngaliyan, Semarang, terpaksa menggelar pembelajaran daring karena terdampak asap kebakaran TPA Jatibarang di Kecamatan Mijen. Sementara SMAN 7 Semarang yang sebelumnya sempat menerapkan pembelajaran daring kini kembali menjalankan kegiatan belajar secara normal.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan mengatakan lima sekolah yang terdampak ialah SDN 4 Ngaliyan, SDN Ngaliyan 3, SDN Ngaliyan 1, SDN Tambakaji 4, dan SDN Purwoyoso 2.
Menurut Ahsan, asap masih cukup tebal pada Jumat pagi. SDN 4 Ngaliyan menjadi sekolah yang paling dekat dengan TPA Jatibarang.
Untuk sekolah di wilayah Ngaliyan yang masih memungkinkan menjalankan pembelajaran tatap muka, siswa diarahkan mengenakan masker. Dinas Pendidikan juga terus memantau kondisi asap di kawasan tersebut.
Di sisi lain, SMAN 7 Semarang sudah kembali masuk seperti biasa setelah pada Kamis, 1 Oktober 2026, siswa dipulangkan lebih awal dan pembelajaran dilanjutkan secara daring akibat asap kebakaran TPA Jatibarang.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan II Jawa Tengah Haris Wahyudi mengatakan tidak ada pembatasan jam belajar di SMAN 7. Siswa tetap dianjurkan memakai masker.
Sehari sebelumnya, siswa SMAN 7 dipulangkan lebih awal dan pembelajaran daring dimulai pukul 08.30 WIB karena kondisi asap. Pada Jumat, sekolah kembali menjalankan pembelajaran seperti biasa.
Kebakaran TPA Jatibarang sendiri memasuki hari ketiga pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kebakaran terjadi sejak Rabu, 30 September, sekitar pukul 18.00 WIB.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono mengatakan petugas masih memusatkan penanganan di zona 1. Titik api juga masih banyak ditemukan di zona 1 dan zona 2, sedangkan zona 3 disebut cukup terkendali.
Asap menjadi salah satu kendala petugas saat melakukan pemadaman. Seorang anggota Damkar sempat mengalami sesak napas saat menghadapi asap ketika melakukan penyemprotan.
Tantri mengatakan petugas membutuhkan masker khusus untuk penanganan kebakaran tersebut. Dinas Pemadam Kebakaran berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kebutuhan perlindungan bagi petugas.
Pemadaman masih berlangsung dengan sejumlah armada, truk tangki air, dan ekskavator dikerahkan di lokasi. Petugas menargetkan kebakaran dapat dipadamkan dalam tujuh hari.
Asap kebakaran TPA Jatibarang telah berdampak langsung pada kegiatan belajar di lima SDN di Ngaliyan. Pada saat yang sama, SMAN 7 Semarang sudah kembali melakukan pembelajaran normal dengan anjuran penggunaan masker, sementara titik api di zona 1 dan 2 TPA masih ditangani petugas.

