Keracunan Massal di Batang, Wapres Gibran Minta Maaf dan Inginkan Ada Perbaikan Tata Kelola MBG

Dicky Aditya
2 Min Read
Saat tinjau korban keracunan massal di Batang, Wakil Presiden Gibran meminta maaf dan ingin tata kelola program pemberian MBG harus mendapatkan pengawasan dan dijalankan lebih profesional

HEADLINNEWS.ID – BATANG – Kasus keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami para pelajar di Batang, Jawa Tengah menyita perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang datang langsung untuk mengetahui kondisi korban keracunan yang terjadi.

Menurut Wapres Gibran, pemerintah harus turun tangan untuk menuntaskan persoalan keracunan yang kerap terjadi di berbagai daerah. Ia pun meminta maaf kepada semua pihak khususnya orang tua yang anaknya menjadi korban keracunan makanan, sehingga menginginkan tata kelola dan pengawasan program MBG yang lebih profesional.

“Saya minta maaf ya. Fokusnya segera penyembuhan supaya cepat sembuh,” ucap Wapres.

Terkait kejadian yang sama dan terus terulang, Wapres Gibran menilai bahwa pengelolaan serta pengawasan pemberian program pemerintah tersebut bagi masyarakat harus diperkuat.

“Tata kelolanya harus diperbaiki sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” jelas dia.

Sementara itu, saat turut mendampingi Wakil Presiden di Batang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa korban kasus keracunan di Batang akan dijamin mendapatkan penanganan terbaik sampai sembuh.

“Kami akan memastikan anak-anak di Batang mendapat penanganan dan pelayanan kesehatan hingga pulih,” ucap dia.

Selain kasus yang terjadi di Batang tersebut, Gubernur Jateng itu juga memastikan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di seluruh wilayah. Menurutnya, kasus keracunan terus mendapatkan pemantauan, serta akan dievaluasi di masing-masing kabupaten/kota dan Satuan Tugas (Satgas) Provinsi.

“Kita akan melakukan evaluasi dan diadakan rapat. Kami ingin memastikan perkembangan di seluruh wilayah,” kata Gubernur Jateng.

Editor: Dicky Aditya
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!