FORKOMA Mojosongo, Polsek Tekankan Deteksi Dini Cegah Konflik

Polres Boyolali
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – BOYOLALI – Polsek Mojosongo mendorong penguatan kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Mojosongo Iptu Hartanto dalam kegiatan Sosialisasi dan Silaturahmi FORKOMA (Forum Komunikasi Umat Beragama) tingkat Kecamatan Mojosongo Tahun 2026 di Aula Kecamatan Mojosongo, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.45 hingga 11.45 WIB tersebut dihadiri sekitar 200 peserta, di antaranya Ketua FKUB Boyolali KH Habib Masturi, Camat Mojosongo Taufik Musalim, S.H., M.Hum., Kapolsek Mojosongo Iptu Hartanto, Danramil Mojosongo Kapten CBA Pujiarto, Kepala KUA Mojosongo Drs. H. Aminudin Aziz, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Mojosongo, serta unsur masyarakat.

Dalam penyampaian materinya, Kapolsek Mojosongo menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengharapkan seluruh peserta yang hadir dapat menjadi penggerak dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Apabila terdapat permasalahan, hendaknya segera diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan,” ujar Iptu Hartanto.

Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan yang selama ini telah terbangun di Kecamatan Mojosongo. Perbedaan keyakinan maupun latar belakang sosial, menurutnya, harus menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya melalui media sosial. Setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan perlu disikapi secara bijak dengan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap kebenarannya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua FKUB Boyolali juga menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Sementara Danramil Mojosongo memberikan wawasan kebangsaan serta mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh berita hoaks. Kepala KUA Mojosongo menekankan pentingnya deteksi dini dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah.

Camat Mojosongo turut mengajak masyarakat menjaga kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi isu yang berkaitan dengan SARA, terutama menjelang pelaksanaan Pilkades.

Melalui kegiatan FORKOMA tersebut, sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga kerukunan serta mencegah potensi konflik sejak dini.

Editor: Polres Boyolali
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!