Tasnim Laporkan Tanker Iran Dihantam 4 Rudal AS di Kharg

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – JAKARTA, Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan sebuah kapal tanker Iran dihantam empat rudal Amerika Serikat di area tempat berlabuh Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran di Teluk Persia, pada Sabtu (5/9/2026). Menurut koresponden Tasnim dari Kharg, serangan tersebut terjadi di area pelabuhan pulau itu.

Tasnim mengutip sumber lokal yang menyebut tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut. Awak kapal tanker disebut sedang dievakuasi setelah serangan.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Iran mengenai serangan itu. Komando Pusat AS juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Laporan serangan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada 31 Agustus menyatakan dalam unggahan di media sosial, yang disertai video buatan AI, bahwa Pulau Kharg sedang “hancur berkeping-keping”. Otoritas Iran sebelumnya menyatakan akan memberikan tanggapan keras jika Kharg diserang.

Pulau Kharg memiliki peran utama dalam ekspor minyak Iran. Iran disebut mengekspor 90 persen minyak mentahnya melalui pulau tersebut sebelum perang dengan AS-Israel, sementara aliran minyak telah terganggu sejak blokade ekspor minyak Iran oleh AS dimulai pada pertengahan April.

Trump sebelumnya pada 11 Juni mengatakan ingin mengambil alih Pulau Kharg. Beberapa hari sebelum Teheran dan Washington menandatangani perjanjian sementara untuk mengakhiri perang pada 17 Juni, Trump menyatakan ancaman operasi militer AS di pulau itu untuk sementara dibatalkan.

Serangan terhadap Kharg, jika laporan tersebut terkonfirmasi, akan menambah tekanan terhadap industri minyak dan perekonomian Iran yang telah terdampak blokade angkatan laut AS. AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran utama yang sebelum perang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia.

Editor: Michael Ivan
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!