Kenalkan Emosi Sejak Dini, Gelar Psikoedukasi Bertema Film Inside Out di Desa Kebumen

Jumadi
By
Jumadi
2 Min Read
Mahasiswa Undip menggelar kegiatan psikoedukasi pengenalan emosi dini.
Oleh: Jumadi

HEADLINNEWS.IDSebagai bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum) bertajuk “Sinergi Humani di Ruang Siber dan Sosial”, Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang Nisrina Egi Azzah Aaqilah, menggelar kegiatan psikoedukasi pengenalan emosi dini (emotional awareness) bagi siswa-siswi SD Negeri Kebumen, Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang dikemas melalui media visual adaptasi karakter film Inside Out ini bertujuan membantu anak-anak mengenali dan memahami ragam emosi dasar secara tepat.

“Program ini lahir dari kepedulian terhadap pentingnya kesehatan mental sejak usia dini, mengingat kemampuan mengenali emosi diri menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi berbagai situasi sosial di lingkungannya. Kegiatan diawali dengan pemutaran cuplikan film Inside Out yang menampilkan visualisasi emosi seperti senang, sedih, marah, takut, dan jijik, dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok kecil bersama anak-anak,” jelasnya.

Melalui karakter-karakter yang mereka kenal dari film, anak-anak jadi lebih mudah memahami bahwa semua emosi itu wajar dan boleh dirasakan. Kami membimbing mereka mengaitkan peristiwa yang pernah dialami dengan emosi yang muncul, supaya ke depannya mereka lebih terbuka menceritakan perasaannya.

Nisrina menyebutkan, selama sesi berlangsung, siswa-siswi SD Negeri Kebumen tampak antusias mengikuti diskusi dan aktif menceritakan pengalaman pribadi yang berkaitan dengan emosi tertentu. Sebagai media pendukung, disiapkan pula poster pengenalan emosi bergaya visual yang mudah dipahami anak-anak.

“Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata Fakultas Psikologi dalam mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), khususnya pada aspek kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis anak, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran sosial-emosional sejak dini,” terangnya.

Salah satu orang tua menyampaikan kesannya usai kegiatan. “Anak saya jadi lebih berani bilang kalau lagi sedih atau kesal, biasanya cuma diam saja. Terima kasih untuk adik-adik mahasiswa yang sudah mengajarkan hal sebaik ini,” ujar dia.

Kegiatan psikoedukasi ini menjadi salah satu rangkaian program sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan di SD Negeri Kebumen dan diharapkan dapat meninggalkan dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak-anak Desa Kebumen, khususnya dalam membangun kesadaran dan kecerdasan emosional sejak dini. (MC Batang, Jateng/Nisrina/Jumadi)

Editor: Jumadi
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!