Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Dokter Viral karena Komentar Negatif di Curhat Pasien yang Berujung Meninggal Akhirnya Minta Maaf

Ruly Riant
By
3 Min Read

HEADLINNEWS.IDSalah satu netizen yang sempat mengkritik pedas sosok Yurizal, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah komentarnya di media sosial terkait unggahan almarhum Yurizal menuai sorotan publik.

Permohonan maaf tersebut disampaikan melalui sebuah surat pernyataan yang diunggah di akun Threads @epr.1234.

Baca berita sebelumnya: 8 Jam Belum Dapat Kamar Rawat Inap, Pria Ini malah Dibully di Threads, Sepekan Kemudian Meninggal Dunia 

Dalam surat itu, netizen yang mengaku bernama Elda itu mengakui komentarnya tidak pantas dan tidak mencerminkan empati sebagai seorang tenaga kesehatan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Almarhum Yurizal, teman-teman kerabat, serta seluruh masyarakat luas,” tulisnya.

Elda mengakui, komentar yang ditulis melalui akun media sosialnya beberapa waktu lalu telah melukai banyak pihak, terutama karena disampaikan di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi almarhum saat mencari penanganan medis.

“Melalui pernyataan ini, saya mengakui sepenuhnya bahwa komentar yang saya tuliskan melalui akun media sosial saya beberapa waktu lalu sangatlah tidak pantas, tidak etis, dan menunjukkan ketiadaan empati,” tulisnya.

Dalam surat tersebut, Elda juga menyinggung profesinya sebagai dokter. Menurutnya, seorang tenaga kesehatan seharusnya mengedepankan nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan empati kepada siapa pun.

Ia mengaku tindakannya sama sekali tidak mencerminkan sumpah profesi kedokteran maupun etika dan moral yang seharusnya dijunjung tinggi, baik sebagai individu, alumni institusi pendidikan, maupun penerima beasiswa LPDP.

Selain meminta maaf kepada keluarga almarhum, Elda juga menyampaikan belasungkawa atas kepergian Yurizal.

“Pada kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya juga ingin menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Yurizal. Semoga Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan,” tulisnya.

Ia menyadari bahwa permintaan maafnya kemungkinan tidak akan menghapus rasa sakit yang telah ditimbulkan.

Namun, ia berjanji akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran agar menjadi pribadi dan tenaga medis yang lebih bijaksana serta lebih berempati dalam berinteraksi, termasuk di media sosial.

“Saya menyadari bahwa kata maaf ini mungkin tidak akan cukup untuk menghapus rasa sakit, kekecewaan, dan kemarahan yang telah saya timbulkan. Saya berjanji akan menjadikan kejadian ini sebagai teguran keras dan pembelajaran seumur hidup agar saya bisa menjadi pribadi dan tenaga medis yang jauh lebih bijak, berempati, dan menjaga tutur kata baik di dunia nyata maupun di ruang digital,” tulisnya.

Di akhir surat, Elda kembali menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga almarhum, instansi tempatnya mengabdi, serta masyarakat luas. Ia juga menyatakan siap menerima kritik, teguran, maupun konsekuensi atas kesalahan yang telah diperbuat.

“Sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga, instansi tempat saya mengabdi, dan masyarakat luas atas kegaduhan dan luka yang telah saya perbuat,” pungkasnya.

 

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!