Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Pelatihan Berbasis Kompetensi Jadi Bekal Warga Brebes Masuki Dunia Industri

Dedi Agustian
2 Min Read

HEADLINNEWS.IDBREBES – Pelatihan kerja berbasis kompetensi yang digelar Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menjadi salah satu bekal bagi warga untuk memperoleh pekerjaan sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah berkembangnya sektor industri di daerah.

Program Pelatihan Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi Kejuruan Jahit Upper Alas Kaki di LPK Langgeng Mulyo, Kecamatan Wanasari, Jumat (24/7/2026), dirancang agar peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga siap memenuhi kebutuhan perusahaan.

Kepala Disperinaker Kabupaten Brebes Abdul Majid mengatakan, pelatihan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil dunia usaha sehingga peserta memiliki peluang lebih besar untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.

“Pelatihan ini kami sesuaikan dengan kebutuhan industri di Kabupaten Brebes. Jadi setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta diharapkan bisa langsung terserap di dunia kerja,” kata Abdul Majid.

Menurutnya, pendekatan link and match antara pelatihan dan kebutuhan industri menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran terbuka.

Selain memberikan keterampilan, pelatihan juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Kepala LPK Langgeng Mulyo, Eri Iwang Wahyudi, mengatakan program pelatihan gratis tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat, khususnya pencari kerja, untuk memperoleh kompetensi yang dibutuhkan industri tanpa terbebani biaya.

Ia menjelaskan, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan diarahkan mengikuti proses rekrutmen di sejumlah perusahaan sesuai minat dan kebutuhan industri.

“Selama ini lulusan pelatihan memiliki peluang yang cukup baik untuk diterima bekerja karena mereka sudah dibekali keterampilan yang dibutuhkan perusahaan,” ungkapnya.

Salah seorang peserta, Sarah, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, program itu memberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan menjahit sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan.

“Semoga setelah selesai pelatihan saya bisa segera bekerja sesuai keterampilan yang sudah dipelajari,” ucap Sarah.

Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, program tersebut juga diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, mengurangi pengangguran, dan mendukung pertumbuhan investasi di Kabupaten Brebes.

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!