HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Para penggemar jajanan lawas, kolektor barang jadul, serta seni tengah dimanjakan oleh gelaran bertajuk Lawas Luwas. Bagaimana tidak?, gelaran yang diadakan 18-26 Juli 2026 di lingkungan Pujasera, Kowangan, Temanggung itu menyajikan nuansa nostalgia yang menarik banyak penggemarnya.
Dalam gelaran ketiganya, Lawas Luwas kini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri atas UMKM dan kolektor barang antik.
Eno, salah seorang panitia Lawas Luwas menyampaikan, konsep acara Lawas Luwas dari tahun ke tahun berfokus mengangkat tema tempo dulu. Dalam gelaran ketiga, Eno menilai antusiasme peserta mengalami peningkatan.
“Tahun ini peserta dua kali lipat, UMKM ada sekitar 75 peserta, barang antik sekitar 40-50 peserta. Harapan kedepan, pertama secara bisnis UMKM bisa lebih naik kelas, bisa lebih kreatif, bisa stabil begitu juga barang antik. Jadi di tengah gejolak ekonomi seperti ini kita bisa bertahan,” tutur Eno, Kamis (23/7/2026).
Dari sisi peserta, Tim Media Center berkesempatan mencari tahu lebih banyak dari seorang pedagang mainan vintage bernama Baje yang sudah tiga kali mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya kolekdol, kolektor tapi didol (dijual). Tujuan saya ikut sebenarnya silaturahmi, yang kedua nyari kegiatan dan uang,” tutur Baje.
Antusiasme masyarakat Temanggung dengan gelaran ini cukup meriah, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para kolektor. Feby, seorang mahasiswa Untidar Magelang dalam sesi wawancara menyampaikan antusiasmenya dalam kegiatan Lawas Luwas tersebut.
Feby mengaku memang berniat datang ke Temanggung untuk melihat-lihat barang antik.
“Karena lucu ada barang antik banyak banget. Bagus banget, kita bisa melestarikan budaya, lebih aware (peduli) terhadap kebudayaan,” tuturnya penuh antusias. (Fra;Tfa;Ekp)

