Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Hampir 200 Murid ALBRI Berhasil Pecahkan Rekor Berhitung Cepat, Bukti Keampuhan Metode Jari Aljabar

Achmad Luthfi Khakim
By - Achmad Luthfi Khakim
3 Min Read
Hampir 200 Murid ALBRI Berhasil Pecahkan Rekor Berhitung Cepat, Bukti Keampuhan Metode Jari Aljabar

HEADLINNEWS.IDPURWOREJO – Suasana Pendopo Kecamatan Kemiri dipenuhi semangat dan tepuk tangan saat hampir 200 murid Rumah Belajar Ahli Berhitung (ALBRI) sukses memecahkan rekor berhitung cepat tanpa menggunakan coretan maupun alat bantu, Minggu (19/7/2026). Dengan mengandalkan Metode Jari Aljabar, para peserta mampu menyelesaikan soal berhitung beberapa digit angka hanya menggunakan sepuluh jari.

Aksi tersebut menjadi pemecahan rekor pertama yang diselenggarakan ALBRI di Kabupaten Purworejo. Murid-murid dari berbagai cabang di Purworejo, Kutoarjo, Kutowinangun hingga Kebumen tampil percaya diri menjawab setiap soal dengan cepat dan tepat, membuktikan bahwa kemampuan berhitung dapat diasah melalui metode yang menyenangkan.

Pendiri ALBRI, Lilik Sufitriani, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para peserta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak mampu berhitung cepat tanpa harus bergantung pada coretan ataupun kalkulator.

“Hari ini hampir 200 murid ALBRI memecahkan rekor berhitung tanpa coretan, hanya menggunakan jari. Semua peserta mampu menjawab soal yang diberikan dengan benar,” ujarnya.

Lilik menjelaskan, pemecahan rekor tersebut bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan juga bentuk pembuktian bahwa Metode Jari Aljabar mampu membantu anak-anak menguasai kemampuan berhitung secara cepat, akurat, dan menyenangkan.

“Melalui pemecahan rekor ini saya ingin membuktikan bahwa anak-anak bisa berhitung secepat kalkulator menggunakan Metode Jari Aljabar. Hasilnya semuanya benar dan sangat memuaskan,” katanya.

Menurutnya, metode yang dikembangkan ALBRI dirancang khusus untuk membantu anak-anak yang selama ini merasa kesulitan dalam berhitung. Hanya dengan memanfaatkan sepuluh jari, mereka dapat menyelesaikan perhitungan hingga angka ratusan, ribuan, bahkan jutaan tanpa perlu membuat coretan.

“Ketika anak-anak merasa berhitung itu mudah dan menyenangkan, mereka akan lebih percaya diri belajar matematika. Pondasi berhitung yang kuat akan membuat mereka lebih siap menghadapi pelajaran di sekolah,” jelas Lilik.

Selain mencatatkan rekor, ALBRI juga memberikan apresiasi kepada sekitar 100 murid yang berhasil meraih peringkat 1, 2, dan 3 di sekolah masing-masing pada akhir semester. Mereka menerima piala sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik yang telah diraih.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah murid berprestasi yang sukses mengharumkan nama ALBRI dalam berbagai ajang olimpiade, mulai dari tingkat lokal hingga internasional. Di antaranya Kintania, Nadia, Ken, Rafif, Cynthia, dan Athar, yang memperoleh apresiasi atas dedikasi dan prestasi mereka.

Saat ini ALBRI telah berkembang pesat dengan memiliki 17 cabang bimbingan belajar yang tersebar di wilayah Purworejo hingga Kebumen, serta menjalin kemitraan di Balaraja dan Tangerang. Jumlah peserta didik yang dibina pun kini mendekati 1.000 murid.

Ke depan, Lilik berharap ALBRI dapat terus memperluas jangkauan layanan sehingga semakin banyak anak Indonesia yang terbantu dalam meningkatkan kemampuan berhitung sejak dini.

“Harapan saya, semakin banyak anak yang tidak lagi kesulitan berhitung, menyukai matematika, dan memiliki pondasi yang kuat untuk meraih prestasi di sekolah maupun berbagai kompetisi,” pungkasnya.

Editor: Achmad Luthfi Khakim
TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!