Tiupan Lilin Pertama di Usia 73 Tahun: Haru Seorang Veteran dan Wartawan

Sudadi
By
Sudadi
Sudadi, yang akrab disapa Dadik, adalah wartawan senior, veteran Pasukan Perdamaian PBB Kontingen Garuda VIII/UNEF yang bertugas di Sinai, Timur Tengah, pada 1978–1979, serta veteran perdamaian....
4 Min Read
Oleh: Sudadi

HEADLINNEWS.ID – Saya tidak pernah membayangkan, di usia 73 tahun, justru untuk pertama kalinya saya meniup lilin ulang tahun di tengah suasana penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan.

Hari itu sebenarnya berjalan biasa saja. Saya datang seperti rutinitas sehari-hari, tanpa firasat apa pun.

Namun tiba-tiba suasana ruangan berubah riuh dan hangat.

Sekjen DPP LVRI Laksamana Madya Purn Djoko Sumaryono bersama Wakil Sekjen Laksamana Muda Purn. Banu Kastoyo, Kadep Pewarisan JSN’45 Mayjen TNI Purn. Rudjiono, beberapa kepala biro, staf, dan karyawan datang sambil membawa kue ulang tahun.

Mereka spontan menyanyikan lagu ulang tahun dengan wajah-wajah penuh kegembiraan.

Saya benar-benar terdiam.

Di depan saya ada kue tart dengan lilin menyala. Sederhana memang.

Tetapi entah mengapa, suasana itu terasa begitu besar dan menyentuh hati saya yang sudah puluhan tahun terbiasa hidup keras.

Saya ini hanya orang biasa. Seorang veteran yang masa mudanya lebih banyak dihabiskan dalam disiplin dan pengabdian.

Setelah itu hidup saya bergulat di dunia jurnalistik—dunia yang keras, penuh tekanan, berpacu dengan waktu dan peristiwa.

Hari-hari saya diisi memburu berita, melakukan investigasi, mengejar fakta demi fakta.

Bahkan kadang saya merasa terlalu sibuk untuk menikmati sisi lembut kehidupan.

Karena itu, ketika lagu ulang tahun dinyanyikan untuk saya, ada sesuatu yang terasa pecah di dalam hati.

Hem… Seumur hidup saya baru kali ini benar-benar “diulangtahuni.”

Baru kali ini saya meniup lilin ulang tahun yang disiapkan dengan penuh perhatian oleh pimpinan dan rekan-rekan kerja.

Di usia yang tidak muda lagi, justru saya merasakan sebuah perhatian yang begitu tulus dan manusiawi.

Saya sampai menahan haru.

Bukan karena kemewahan acaranya.

Bukan pula karena kuenya. Tetapi karena ketulusan itu datang tanpa dibuat-buat.

Saya merasa dihargai sebagai manusia, dianggap sebagai bagian keluarga besar tanpa pembeda.

Yang paling menyentuh hati saya adalah sikap para pimpinan yang begitu sederhana dan membumi. Tidak ada jarak. Tidak ada sekat jabatan. Seorang Sekjen bersedia datang langsung membawa kejutan kecil untuk seorang seperti saya. Itu bukan hal besar bagi sebagian orang, tetapi bagi saya, itu adalah penghormatan batin yang luar biasa.

Saya merasa diperlakukan bukan sekadar sebagai bagian kecil dari organisasi, tetapi sebagai bagian keluarga besar yang dihargai keberadaannya.

Terima kasih saya sampaikan kepada Ketum, Sekjen dan pemimpin lainnya yang telah menghadirkan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kepedulian.

Sikap keteladanan yang baik, bijak, dan manusiawi membuat kami merasa dekat tanpa rasa canggung.

Momen itu membuat saya sadar, bahwa perhatian kecil kadang bisa menyentuh hati seseorang jauh lebih dalam daripada penghargaan apa pun.

Terima kasih Ya Allah… Di usia senja ini Engkau masih memberi saya kesempatan merasakan kebahagiaan sederhana yang begitu tulus.

Dan saya percaya, selama masih ada manusia-manusia yang memuliakan sesama dengan ketulusan hati, dunia ini akan tetap terasa hangat untuk dijalani.

Sudadi, yang akrab disapa Dadik, adalah wartawan senior, veteran Pasukan Perdamaian PBB Kontingen Garuda VIII/UNEF yang bertugas di Sinai, Timur Tengah, pada 1978–1979, serta veteran perdamaian. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Pengurus Pusat LVRI dan Pemimpin Perusahaan Headlinenews.id.

TAGGED:
Share This Article
Follow:
Sudadi, yang akrab disapa Dadik, adalah wartawan senior, veteran Pasukan Perdamaian PBB Kontingen Garuda VIII/UNEF yang bertugas di Sinai, Timur Tengah, pada 1978–1979, serta veteran perdamaian. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Pengurus Pusat LVRI dan Pemimpin Perusahaan Headlinenews.id.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *