@headlinnews.id Laut bukan hanya tempat mencari nafkah bagi nelayan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga tradisi dan rasa syukur. Sebanyak 50 perahu nelayan tradisional memadati perairan saat prosesi Sedekah Laut Sambiroto di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Sabtu (11/7/2026). Untuk memastikan tradisi budaya tersebut berjalan aman, Satpolairud Polresta Pati melakukan pengamanan dengan mengawal langsung rangkaian kegiatan larung sesaji. Pengamanan dipimpin Ps. Kasubnit Patwal Air Satpolairud Polresta Pati, Aipda M. Muhlisin, bersama personel Satpolairud dan anggota Polsek Tayu. Rombongan nelayan mulai bergerak sekitar pukul 09.30 WIB dari TPI Desa Sambiroto menuju perairan Pecangaan, Batangan, lokasi pelaksanaan prosesi utama. Dalam tradisi turun-temurun tersebut, masyarakat nelayan melarung sesaji berupa satu kepala kambing ke laut sebagai simbol ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus doa keselamatan dalam menjalankan aktivitas mencari ikan. Tidak hanya mengawal perjalanan kapal, petugas juga memastikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung. Sejumlah perlengkapan pendukung, mulai dari jaket pelampung, ban penolong, megaphone, hingga kendaraan operasional untuk kondisi darurat. source : farid_cebong HEADLINNEWS.ID #Indonesia #fypシ゚viralシfypシ゚ #news #hits
Laut bukan hanya tempat mencari nafkah bagi nelayan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga tradisi dan rasa syukur. Sebanyak 50 perahu nelayan tradisional memadati perairan saat prosesi Sedekah Laut Sambiroto di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Sabtu (11/7/2026).
Untuk memastikan tradisi budaya tersebut berjalan aman, Satpolairud Polresta Pati melakukan pengamanan dengan mengawal langsung rangkaian kegiatan larung sesaji.
Pengamanan dipimpin Ps. Kasubnit Patwal Air Satpolairud Polresta Pati, Aipda M. Muhlisin, bersama personel Satpolairud dan anggota Polsek Tayu.
Rombongan nelayan mulai bergerak sekitar pukul 09.30 WIB dari TPI Desa Sambiroto menuju perairan Pecangaan, Batangan, lokasi pelaksanaan prosesi utama.
Dalam tradisi turun-temurun tersebut, masyarakat nelayan melarung sesaji berupa satu kepala kambing ke laut sebagai simbol ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus doa keselamatan dalam menjalankan aktivitas mencari ikan.
Tidak hanya mengawal perjalanan kapal, petugas juga memastikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung. Sejumlah perlengkapan pendukung, mulai dari jaket pelampung, ban penolong, megaphone, hingga kendaraan operasional untuk kondisi darurat.

