Hilang Belasan Hari, 2 Remaja Ditemukan Tewas di Gunung Bismo Wonosobo

Hanifah Sahhan
1 Min Read
@headlinnews.id

Tim SAR memastikan, sosok yang ditemukan di kawasan Curug Telu Gunung Bismo, Minggu (12/7/2026) siang, merupakan dua remaja asal Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dua remaja yang hilang sejak 30 Juni 2026 itu dinyatakan meninggal. Hingga Minggu malam, proses evakuasi masih berlangsung. Sulitnya medan membuat tim gabungan membutuhkan waktu berjam-jam untuk membawa jenazah menuju Posko Sembrani. Mereka ditemukan di dasar jurang dengan kedalaman lebih dari 284 meter. Camat Watumalang, Arief Hardiyanto mengatakan, pihaknya menerima informasi penemuan kedua korban sekitar pukul 14.00 WIB dari Polsek Watumalang. “Sekitar jam 14.00 menerima kabar dari Polsek Watumalang bahwa ditemukan orang hilang kemarin itu,” kata Arief, Minggu. Menurut Arief, sebelumnya, operasi SAR gabungan telah dilaksanakan selama tujuh hari dan diperpanjang tiga hari. Namun, hingga operasi resmi ditutup pada Sabtu (11/7/2026), kedua remaja tersebut belum berhasil ditemukan. “Selama pencarian SAR tujuh hari diperpanjang tiga hari sudah kita tutup kemarin. Ternyata, pada siang tadi, ditemukan oleh tim dari Wanadri Bandung,” ujarnya. Ditemukan di dasar jurang yang kedalamannya lebih dari 284 meter, sehingga memerlukan ekstra kerja keras untuk bisa menaikkan anak ini sampai di lokasi atas,” jelasnya. source : doniy901 HEADLINNEWS.ID #Indonesia #fypシ゚viralシfypシ゚ #news #hits

♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Tim SAR memastikan, sosok yang ditemukan di kawasan Curug Telu Gunung Bismo, Minggu (12/7/2026) siang, merupakan dua remaja asal Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Dua remaja yang hilang sejak 30 Juni 2026 itu dinyatakan meninggal.

Hingga Minggu malam, proses evakuasi masih berlangsung.

Sulitnya medan membuat tim gabungan membutuhkan waktu berjam-jam untuk membawa jenazah menuju Posko Sembrani.

Mereka ditemukan di dasar jurang dengan kedalaman lebih dari 284 meter.

Camat Watumalang, Arief Hardiyanto mengatakan, pihaknya menerima informasi penemuan kedua korban sekitar pukul 14.00 WIB dari Polsek Watumalang.

“Sekitar jam 14.00 menerima kabar dari Polsek Watumalang bahwa ditemukan orang hilang kemarin itu,” kata Arief, Minggu.

Menurut Arief, sebelumnya, operasi SAR gabungan telah dilaksanakan selama tujuh hari dan diperpanjang tiga hari.

Namun, hingga operasi resmi ditutup pada Sabtu (11/7/2026), kedua remaja tersebut belum berhasil ditemukan.

“Selama pencarian SAR tujuh hari diperpanjang tiga hari sudah kita tutup kemarin. Ternyata, pada siang tadi, ditemukan oleh tim dari Wanadri Bandung,” ujarnya.

Ditemukan di dasar jurang yang kedalamannya lebih dari 284 meter, sehingga memerlukan ekstra kerja keras untuk bisa menaikkan anak ini sampai di lokasi atas,” jelasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *