HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang memperkuat perlindungan terhadap anak sekaligus memberikan dukungan bagi keluarga pekerja melalui penyediaan layanan daycare gratis di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Kecamatan Banyumanik.
Program yang dijalankan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) tersebut ditujukan untuk membantu orang tua yang tetap harus bekerja tanpa mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak usia dini.
Kepala DP3A Kota Semarang, Eko Krisnarto, mengatakan layanan daycare menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin banyak memiliki kedua orang tua bekerja.
Menurutnya, anak-anak tetap membutuhkan pendampingan yang berkualitas selama orang tua menjalankan aktivitas di luar rumah. Karena itu, pemerintah menyediakan fasilitas pengasuhan yang aman, nyaman, sekaligus mendukung proses tumbuh kembang anak.

Saat ini, daycare Puspaga melayani sekitar 12 anak berusia 2 hingga 5 tahun yang berasal dari keluarga pekerja pra-sejahtera. Seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa membebani orang tua dengan biaya penitipan.
Untuk menjaga kualitas pengasuhan, DP3A menempatkan tenaga pengasuh yang telah memiliki sertifikasi kompetensi. Setiap pengasuh mendampingi tiga hingga lima anak agar proses pendampingan berlangsung lebih optimal.
Selain menyediakan tempat penitipan, daycare tersebut juga menerapkan berbagai kegiatan edukatif sebagai sarana stimulasi perkembangan anak, mulai dari pembiasaan interaksi sosial hingga penguatan kemampuan literasi sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, DP3A menggandeng sejumlah mitra, termasuk Tanoto Foundation, guna memperkuat program pengembangan literasi anak dan peningkatan kualitas pola pengasuhan.
Eko menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting agar layanan pengasuhan anak terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa tanggung jawab mengasuh anak harus dijalankan secara bersama oleh ayah dan ibu. Keterlibatan kedua orang tua dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Melalui layanan daycare gratis tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap keluarga pekerja memperoleh rasa aman saat menjalankan aktivitas, sementara anak tetap mendapatkan pengasuhan yang layak dalam lingkungan yang edukatif.

