Perhutani Bandung Utara Patroli Cegah Karhutla di Bandung Barat

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
3 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Perhutani KPH Bandung Utara bersama Kepolisian meningkatkan pengawasan kawasan hutan melalui patroli gabungan di wilayah RPH Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gangguan keamanan hutan, serta pencurian getah pinus.

Patroli gabungan tersebut digelar dengan melibatkan jajaran Polisi Hutan dan petugas lapangan Perhutani. Selain melakukan pemantauan kawasan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat sekitar hutan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Cisarua Oteng Suhendi bersama Perwira Pembina Polisi Hutan Kompol Jajuli dan petugas lapangan Asep turut dalam kegiatan tersebut.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Deden Yogi Nugraha mengatakan patroli bersama menjadi langkah pencegahan untuk menjaga kawasan hutan tetap aman dari berbagai ancaman.

“Untuk mewujudkan kawasan hutan yang aman dan kondusif, diperlukan konsistensi pelaksanaan patroli gabungan bersama unsur Kepolisian selaku Perwira Pembina Polisi Hutan serta para pemangku kepentingan terkait,” ujar Deden, Selasa (30/6/2026).

Deden menyebut petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan. Aktivitas manusia yang tidak terkendali menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Selain ancaman karhutla, Perhutani KPH Bandung Utara memperketat pengawasan terhadap pencurian getah pinus dan gangguan keamanan hutan lainnya di wilayah rawan Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, Perwira Pembina Polisi Hutan Kompol Jajuli menegaskan Kepolisian siap mendukung Perhutani dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi antara Kepolisian, Perhutani, dan masyarakat, potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak dini,” kata Jajuli.

Patroli gabungan akan terus diperkuat melalui koordinasi antara Perhutani, Kepolisian, dan masyarakat untuk menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran maupun aktivitas ilegal.

Patroli pencegahan karhutla di Bandung Barat menjadi langkah awal menghadapi potensi risiko kebakaran kawasan hutan. Faktor manusia masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran hutan, sehingga pengawasan lapangan dan edukasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan.

Selain aspek lingkungan, pengamanan kawasan hutan juga berkaitan dengan perlindungan sumber daya ekonomi seperti tanaman pinus. Keberhasilan upaya ini akan bergantung pada intensitas patroli, kecepatan penanganan laporan, serta keterlibatan masyarakat sekitar hutan.

Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *