HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Imam Husain dalam Peristiwa Karbala sebagai inspirasi untuk memperkuat persatuan, menegakkan keadilan, serta menjaga kehidupan yang rukun di tengah keberagaman.
Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Semarang melalui sambutan yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Dr. Bambang Pramusinto, pada peringatan Syahadah Imam Husain bertema “Suara Kebenaran di Tengah Kesunyian, Karbala Menjawab Zaman” yang digelar di Semarang, Jumat (26/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Bambang menjelaskan Wali Kota berhalangan hadir karena menjalankan agenda pemerintahan.
Meski demikian, Pemerintah Kota Semarang menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara serta seluruh tokoh agama, akademisi, unsur pemerintah, dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, Peristiwa Karbala bukan sekadar bagian dari perjalanan sejarah, melainkan mengandung pesan moral yang tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan saat ini.
Nilai keberanian, kejujuran, dan keteguhan dalam membela kebenaran dinilai menjadi teladan yang perlu terus dihidupkan.
Ia menuturkan, semangat yang diwariskan Imam Husain dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang menjunjung tinggi keadilan, menghormati martabat manusia, serta mengedepankan kepedulian sosial.

Pemerintah Kota Semarang juga menilai nilai-nilai Karbala selaras dengan upaya menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.
Perbedaan suku, agama, maupun latar belakang diharapkan menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan menjadi sumber perpecahan.
Melalui momentum peringatan Syahadah Imam Husain, masyarakat diajak mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap berani membela kebenaran, menghargai sesama, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga toleransi.
Di akhir sambutan, Pemerintah Kota Semarang berharap semangat Karbala terus menginspirasi masyarakat dalam membangun kehidupan yang damai, adil, dan harmonis.
Selain mempererat silaturahmi, nilai-nilai tersebut juga diharapkan menjadi pijakan bersama dalam menjaga kerukunan di Kota Semarang dan memperkuat persatuan bangsa.

