Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, Pemerintah Kota Semarang Jaga Ketersediaan Aman

Walikota Agustina mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi bersama menjaga pangan yang aman sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan Kota Semarang.

Dicky Aditya
2 Min Read
Walikota Agustina Wilujeng menilai penguatan ketahanan pangan dan inovasi peningkatan ke depannya mampu menjaga kebutuhan masyarakat aman tercukupi serta mendukung pemberdayaan perekonomian masyarakat

HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang tengah menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pembangunan yang harus tercapai.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memaparkan, penguatan pangan diharapkan bisa menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat serta menjamin kondisi stabil, stok terkendali, dan mendukung pembangunan daerah.

“Tujuan penguatan ketahanan pangan bukan sekadar memastikan makanan tersedia. Kita perkuat agar masyarakat memperoleh pangan yang aman, sehat, berkualitas, dan terjangkau setiap saat,” ucap Agustina, Selasa (23/6).

Walikota Agustina menambahkan, upaya ketahanan pangan saat ini tengah menghadapi tantangan yang kompleks. Mulai dari pencukupan kebutuhan masyarakat, hingga pengembangan inovasi untuk penguatan bidang tersebut ke depannya.

“Ketahanan pangan harus dibangun dari hulu hingga hilir. Kita menjaga kualitas pangan, memperkuat pengawasan, memastikan distribusi berjalan lancar, sekaligus menjaga harga tetap stabil agar masyarakat tidak terbebani,” jelasnya.

Program andalan melalui Pak Rahman, Kempling Semar, hingga layanan pengujian pangan keliling, merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Semarang , dalam memastikan rantai pangan berjalan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, Walikota Agustina mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menjagannya bersama-sama.

“Isu ketahanan pangan dan penguatan ketersediaan bukan sekadar fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kami serius membangun pangan yang aman dan akan menjadi investasi jangka panjang melindungi kesehatan masyarakat serta masa depan generasi penerus,” pungkas Agustina.

Diketahui, selain penguatan ketahanan pangan, pemerintah daerah juga akan mendorong program peningkatan sumber daya manusia (SDM), serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.(Dic/Ria)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *