HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang tengah menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pembangunan yang harus tercapai.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memaparkan, penguatan pangan diharapkan bisa menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat serta menjamin kondisi stabil, stok terkendali, dan mendukung pembangunan daerah.
“Tujuan penguatan ketahanan pangan bukan sekadar memastikan makanan tersedia. Kita perkuat agar masyarakat memperoleh pangan yang aman, sehat, berkualitas, dan terjangkau setiap saat,” ucap Agustina, Selasa (23/6).

Walikota Agustina menambahkan, upaya ketahanan pangan saat ini tengah menghadapi tantangan yang kompleks. Mulai dari pencukupan kebutuhan masyarakat, hingga pengembangan inovasi untuk penguatan bidang tersebut ke depannya.
“Ketahanan pangan harus dibangun dari hulu hingga hilir. Kita menjaga kualitas pangan, memperkuat pengawasan, memastikan distribusi berjalan lancar, sekaligus menjaga harga tetap stabil agar masyarakat tidak terbebani,” jelasnya.
Program andalan melalui Pak Rahman, Kempling Semar, hingga layanan pengujian pangan keliling, merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Semarang , dalam memastikan rantai pangan berjalan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu, Walikota Agustina mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menjagannya bersama-sama.
“Isu ketahanan pangan dan penguatan ketersediaan bukan sekadar fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kami serius membangun pangan yang aman dan akan menjadi investasi jangka panjang melindungi kesehatan masyarakat serta masa depan generasi penerus,” pungkas Agustina.
Diketahui, selain penguatan ketahanan pangan, pemerintah daerah juga akan mendorong program peningkatan sumber daya manusia (SDM), serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.(Dic/Ria)

