HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang membuka kesempatan untuk menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Prancis, yang diwujudkan melalui kehadiran sejumlah agenda yang diselenggarakan bersama. Nantinya, rangkaian tersebut terdiri mulai dari pemutaran karya film pendek, akan ada pertemuan seniman dan komunitas hingga rencana akan digelarnya festival Literasi tingkat internasional.
Festival bertaraf internasional tersebut, rencananya akan diadakan pada tahun depan yakni pada 2027, yang diharapkan akan mempertemukan penulis, komunitas pembaca, penerbit, toko buku, dan pegiat resensi buku.
Melalui kolaborasi tersebut, Walikota Agustina menilai bahwa tersedianya ruang yang telah dipersiapkan, dinilai akan memberi kesempatan karya lokal berkembang serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami berharap Kedutaan Besar Prancis dapat mempertimbangkan untuk ikut serta dalam festival literasi yang akan kami laksanakan tahun depan,” ucap Agustina.
Acara untuk pertemuan lintas budaya dan pecinta karya sastra itu menjadi tempat bagi para pegiat di bidang-bidang tersebut untuk saling bertukar gagasan dan sekaligus berkenalan memamerkan setiap karyanya masing-masing.
Berbagai karya dan beragam kebudayaan antara Kota Semarang dan Prancis akan ditunjukkan bagi masyarakat luas khususnya untuk dinikmati warga Kota Semarang.
Agustina mengatakan bahwa hubungan positif kedua belah pihak dan kolaborasi melalui festival kebudayaan, akan membuat masyarakat semakin tertarik dan cinta terhadap budaya dan hasil karya para penulis maupun seniman.
“Warga akan dapat menikmati seni, sastra, hingga sinema yang ditampilkan di dalam festival. Sehingga, juga akan semakin dekat terhadap berbagai karya. Masyarakat juga dapat berinteraksi dengan seniman dan penulis dari Prancis,” ucap Agustina.
Atas kerja sama, Walikota Agustina optimis semakin banyak yang lahir dari kerja sama ini, sehingga hubungan Kota Semarang dan Prancis terus berkembang melalui karya, persahabatan, dan pengalaman budaya yang dibagikan bersama.
“Semoga akan semakin mengalirkan banyak perjumpaan untuk memunculkan banyak karya, banyak persahabatan, dan banyak cerita baru antara Semarang, Indonesia dan Prancis,” kata Agustina.

