HEADLINNEWS.ID – Nusa Tenggara Timur, Bantuan logistik OT Peduli untuk 2.000 pengungsi gempa bermagnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), tiba di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sikka, Maumere, Minggu (16/8/2026) pukul 04.00 WITA. Bantuan tersebut akan disalurkan ke posko-posko pengungsian di wilayah terdampak.
Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) itu menyebabkan lebih dari 40 orang meninggal dunia dan ratusan rumah rusak berat, berdasarkan data dalam rilis OT Peduli.
Bantuan yang dikirim OT Peduli mencakup produk makanan dan minuman, antara lain Tango, Crystalin, dan Teh Gelas. Selain itu, terdapat perlengkapan kebersihan diri berupa sikat dan pasta gigi Formula.
Director & COO OT Group, Donny, mengatakan bantuan tersebut tiba di PMI Kabupaten Sikka untuk kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak gempa.
“Bantuan kemanusiaan OT Peduli untuk warga Mbay, Nagekeo, sudah tiba di PMI Kabupaten Sikka untuk segera disalurkan. Logistik yang kami kirimkan berfokus pada kebutuhan pokok siap santap dan pemenuhan kebersihan diri,” ujar Donny, Minggu (16/8/2026).
Menurut Donny, distribusi bantuan dilakukan pada hari yang sama dan hari berikutnya ke posko-posko pengungsian utama.
Serah terima bantuan dilakukan di Markas PMI Kabupaten Sikka, Maumere, yang menjadi pusat penampungan awal sebelum logistik dikirim ke lokasi terdampak di Nagekeo.
Perwakilan PMI Kabupaten Sikka, Irman, mengatakan pasokan makanan, minuman, serta perlengkapan mandi dibutuhkan warga yang berada di pengungsian.
Irman mengatakan relawan PMI dikerahkan untuk mengawal pengiriman logistik ke titik-titik posko yang membutuhkan bantuan.
Bantuan OT Peduli difokuskan pada kebutuhan dasar 2.000 pengungsi, terutama makanan, minuman, dan perlengkapan kebersihan. Logistik tersebut tiba di PMI Kabupaten Sikka sebagai titik penampungan awal sebelum didistribusikan ke lokasi terdampak di Nagekeo.

