HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Sekolah Pemikiran Kejeniusan akan menyelenggarakan kajian bertajuk “Road Map Ekonomi-Politik Pancasila: Membangun Ekonomi Berdaulat, Adil, Mandiri, dan Bermartabat Berdasarkan UUD 1945” pada 7-8 Agustus 2026 di Markaz Mazhab Tebet, Jakarta Selatan. Program ini disiapkan sebagai forum pembelajaran dan diskusi mengenai arah pembangunan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Menurut keterangan penyelenggara, kajian tersebut digelar sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi, dan persaingan ekonomi dunia.
Program ini akan menghadirkan ekonom strukturalis Ichsanuddin Noorsy, Yudhie Haryono, Agus Rizal, dan Kirdi Putra sebagai pemateri. Peserta dijadwalkan membahas sejumlah tema, mulai dari fondasi Ekonomi Politik Pancasila, hubungan spiritualitas dan pembangunan ekonomi, hingga pemikiran Mohammad Hatta, Dawam Rahardjo, Soemitro Djojohadikusumo, dan Mubyarto.
Selain itu, materi kajian mencakup pembahasan mengenai rancangan Undang-Undang Ekonomi Politik, transformasi dari ekonomi kolonial menuju ekonomi berdikari, serta strategi menghadapi perkembangan ekonomi digital dan globalisasi.
Penyelenggara menyatakan kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan multidisipliner untuk membahas berbagai gagasan mengenai pembangunan ekonomi nasional berdasarkan perspektif Pancasila dan UUD 1945.
Kajian akan berlangsung setiap Jumat dan Sabtu mulai 7-8 Agustus 2026 pukul 14.00-17.00 WIB di Markaz Mazhab Tebet, Jalan Tebet Barat VI A Nomor 26-27, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dengan kuota maksimal 20 peserta pada setiap angkatan.
Kajian ini menunjukkan adanya upaya penyelenggara membuka ruang diskusi mengenai konsep Ekonomi Politik Pancasila melalui pendekatan akademik. Berdasarkan data yang disampaikan, pembahasan difokuskan pada pemikiran para ekonom Indonesia, desain regulasi ekonomi, serta tantangan ekonomi digital dan globalisasi sebagai materi utama forum.

