Pembenci Ending Game of Thrones Bisa Lega, George R.R. Martin Pastikan Versi Buku Digarap dengan Akhir Berbeda

Bagi yang membenci ending Game of Thrones versi HBO, kesempatan untuk mendapatkan akhir cerita yang berbeda masih terbuka lebar.

Ria Diana
By
Ria Diana
Penyuka sushi dan semua tentang Jepang.
3 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Sudah tujuh tahun berlalu sejak Game of Thrones berakhir, tetapi perdebatan soal ending serial HBO tersebut masih belum benar-benar reda.

Banyak penggemar mengaku kecewa dengan nasib sejumlah karakter utama dan cara kisah perebutan Iron Throne ditutup.

Di tengah kekhawatiran bahwa versi novel tak akan pernah selesai, George R.R. Martin justru membawa kabar yang cukup melegakan bagi para pembaca setianya.

Penulis saga A Song of Ice and Fire itu kembali memastikan bahwa The Winds of Winter masih terus ia kerjakan. Novel yang telah ditunggu sejak 2011 tersebut disebut tetap menjadi prioritasnya meski proses penulisannya berjalan sangat lama.

“Saya masih mencintai The Winds of Winter. Saya masih mengerjakannya dan saya sangat peduli pada karakter-karakter ini,” kata Martin dalam penampilannya di New York Comic Con 2025.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab keraguan sebagian penggemar yang mulai pesimistis novel keenam itu akan pernah terbit.
Namun kabar baiknya tidak berhenti sampai di situ.

Martin juga menegaskan bahwa cerita yang sedang ia tulis tidak akan sepenuhnya mengikuti jalur yang ditempuh serial HBO.

Menurutnya, semakin lama proses penulisan berlangsung, semakin besar pula perbedaan yang muncul antara versi novel dan televisi.

“Cerita yang sedang saya kembangkan semakin menjauh dari serial televisi,” tulis Martin dalam salah satu pembaruan mengenai progres The Winds of Winter, baru-baru ini, seperti dikutip dari Polygon.

Ia bahkan menambahkan bahwa “sebagian besar sisanya akan sangat berbeda.”

Pernyataan tersebut langsung memunculkan harapan baru di kalangan penggemar yang tidak puas dengan musim terakhir Game of Thrones.

Bukan tanpa alasan. Banyak karakter penting dalam novel tidak pernah muncul di serial televisi, sementara sejumlah alur cerita besar juga dipangkas atau diubah selama proses adaptasi.

Kondisi itu membuat perjalanan menuju akhir cerita di buku berpotensi sangat berbeda dibandingkan yang ditampilkan HBO.

Harapan inilah yang membuat jutaan pembaca masih bertahan menunggu meski penantian The Winds of Winter kini telah berlangsung lebih lama daripada waktu yang dibutuhkan Martin untuk menerbitkan lima buku pertama A Song of Ice and Fire.

Sampai hari ini memang belum ada tanggal rilis resmi. Namun satu hal setidaknya sudah dipastikan langsung oleh sang penulis, bahwa…

The Winds of Winter masih hidup, masih ditulis, dan bagi mereka yang membenci ending Game of Thrones versi HBO, kesempatan untuk mendapatkan akhir cerita yang berbeda masih terbuka lebar.

Share This Article
Follow:
Penyuka sushi dan semua tentang Jepang.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *