HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, dan Pemerintah Kabupaten Kendal menandatangani Kesepakatan Bersama untuk mengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.
Penandatanganan dilakukan di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Acara dihadiri Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi keseriusan Pemprov Jateng dalam menangani sampah. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan upaya nasional mengurangi praktik open dumping di daerah.
“Harapan kami, tahun ini terjadi lonjakan signifikan dalam pengelolaan sampah di Jawa Tengah,” ujar Hanif.
Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas waste to energy menjadi solusi fundamental untuk menyelesaikan persoalan sampah di wilayah perkotaan dengan timbulan tinggi seperti Semarang Raya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa percepatan penanganan sampah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mencapai target zero waste pada 2029.
“Jawa Tengah telah membentuk Satgas Sampah untuk menjabarkan perintah Presiden sesuai RPJMN,” kata Luthfi.
Strategi penanganan sampah disesuaikan dengan volume di masing-masing wilayah. Daerah dengan timbulan besar diarahkan ke pengolahan regional berbasis teknologi, sementara yang lebih kecil dikembangkan melalui Refuse Derived Fuel (RDF).
Saat ini tiga kabupaten (Banyumas, Cilacap, Magelang) sudah mengembangkan RDF bekerja sama dengan pabrik semen, dan enam kabupaten lainnya sedang mempersiapkan hal yang sama.
Timbulan sampah di Jawa Tengah mencapai hampir 6,4 juta ton per tahun, namun baru sekitar 30 persen yang terkelola dengan baik.
Kesepakatan bersama antara Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, dan Pemkab Kendal ini diharapkan menjadi langkah penting menuju pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Jawa Tengah.

