Harga Emas Hari Ini, 15 Mei 2026: Pegadaian Fluktuatif, Produk UBS dan Galeri24 Melemah

Pengamat menilai pergerakan harga emas saat ini masih dipengaruhi dinamika pasar global, termasuk fluktuasi nilai tukar, kondisi ekonomi internasional, hingga perubahan sentimen investor terhadap aset safe haven.

HL-News
2 Min Read

HL-NEWS.COM – Pergerakan harga emas pada perdagangan Jumat (15/5/2026) menunjukkan tren yang bervariasi di sejumlah produk logam mulia yang dipasarkan melalui Pegadaian. Beberapa produk tercatat mengalami penurunan harga, sementara emas Antam masih bertahan di level stabil.

Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas UBS turun tipis menjadi Rp2.885.000 per gram. Sebelumnya, produk tersebut diperdagangkan di angka Rp2.887.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada emas Galeri24 yang kini berada di level Rp2.828.000 per gram setelah sehari sebelumnya tercatat Rp2.836.000 per gram.

Sementara itu, harga emas Antam di Pegadaian masih bertahan di posisi Rp2.939.000 per gram tanpa perubahan dibanding perdagangan sebelumnya.

Tren pelemahan juga terlihat pada harga emas Antam di pasar logam mulia nasional. Harga dasar emas Antam ukuran 1 gram tercatat turun menjadi Rp2,839 juta per gram atau melemah Rp20 ribu dibanding hari sebelumnya.

Nilai buyback atau pembelian kembali emas Antam turut mengalami penyesuaian. Harga buyback kini berada di angka Rp2,656 juta per gram.

Untuk ukuran pecahan kecil, emas Galeri24 0,5 gram dipasarkan di harga Rp1.484.000, sedangkan UBS ukuran serupa dijual Rp1.560.000. Adapun emas Antam ukuran 0,5 gram berada di angka Rp1.522.000.

Pada ukuran 10 gram, emas Galeri24 dibanderol Rp27.662.000, UBS Rp28.146.000, dan Antam mencapai Rp28.861.000.

Pengamat menilai pergerakan harga emas saat ini masih dipengaruhi dinamika pasar global, termasuk fluktuasi nilai tukar, kondisi ekonomi internasional, hingga perubahan sentimen investor terhadap aset safe haven.

Meski mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat karena dianggap relatif aman dalam jangka panjang.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *