HEADLINNEWS.ID – DEMAK – Kondisi Jalur Pantura Semarang menuju ke Demak terendam genangan banjir rob yang menggangu arus lalu lintas pada Sabtu (20/6). Dua arah tergenang, akan tetapi kendaraan masih aman melintas, meskipun tersendat.
Genangan banjir rob merendam di depan PT Varia Usaha Beton (VUB), Sayung. Arah ke barat maupun timur terkena banjir yang menggenangi Jalur Pantura Demak, kondisi sungai di sekitar jalan meluap menyebabkan genangan setinggi kurang lebih 15-20 cm.
Warga mengaku banjir yang terjadi cukup besar. Informasi ini, situasi genangan rob video kondisi dan informasi terkait tersebut tersebar di media sosial, yang disebarluaskan untuk memberikan informasi bagi warga terutama yang hendak melintas di Pantura.
Dalam setiap bulan, Jalur Pantura Demak tergenang banjir yang berasal rob dampak kenaikan pasang pesisir utara. Kondisi rob melanda wilayah-wilayah langganan dan menyebabkan banjir cukup tinggi.
Warga khawatir genangan dipicu rob terjadi lebih meluas terdampak infrastruktur tol tanggul laut
Pasang yang terjadi dan berdampak genangan banjir di jalur utama penghubung Jalur Pantura Demak kerap merugikan warga, menghambat distribusi logistik, serta perekonomian industri di wilayah yang terendam. Namun, warga telah merasa terbiasa untuk menghadapi banjir selama bertahun-tahun.
Ketika Jalur Pantura Demak mengalami banjir rob, warga nekat melintas di jalan setapak yang berada di pinggir jalan utama untuk menghindari kemacetan. Meskipun terpaksa, ada pula yang memaksakan diri melawan arus di jalur utama agar lancar terhindar oleh banjir dan tidak terjebak macet.
Saat ini, kondisi banjir rob Jalur Pantura Demak diduga terus meluas genangan bergeser ke titik yang dahulu aman. Namun, diduga menurut warga pembangunan infrastruktur tol sekaligus tanggul laut berdampak memperparah keadaan.

