HEADLINNEWS.ID β Galeri Aya Mahar & Kaligrafi di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, mengembangkan usaha kerajinan mahar dan kaligrafi dengan mengandalkan desain yang dapat disesuaikan kebutuhan pelanggan. Produk yang ditawarkan mulai Rp200 ribuan, bergantung pada ukuran dan model.
Usaha milik Nishfa Ruhy itu berada di Cangkring RT 03/RW 02, Desa Trimulyo. Produk yang dibuat mencakup karya mahar dan kaligrafi dengan sentuhan desain yang disesuaikan pesanan.
Usaha tersebut masuk dalam pengembangan ekonomi kreatif subsektor kriya. Kegiatan produksi berbasis keterampilan dan kreativitas lokal itu juga menjadi bagian dari peluang ekonomi yang dikembangkan masyarakat Desa Trimulyo.
Kepala Dinas Pariwisata Demak Endah Cahya Rini mengatakan usaha kriya seperti mahar dan kaligrafi perlu terus didorong karena memiliki nilai seni dan potensi ekonomi.
βKriya tidak hanya menghasilkan produk yang indah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan menciptakan peluang ekonomi. Kami mendorong pelaku ekraf terus berinovasi agar karya lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing,β kata Endah.
Berita ini memiliki nilai berita pada pengembangan usaha kriya lokal di Desa Trimulyo dan keterkaitannya dengan subsektor ekonomi kreatif. Namun, data sumber masih terbatas pada profil satu usaha dan pernyataan pejabat, tanpa data mengenai jumlah produksi, omzet, tenaga kerja, atau perkembangan usaha, sehingga kedalaman berita relatif terbatas.

