HEADLINNEWS.ID – Keberagaman adat istiadat, tradisi, hingga kesenian lokal yang masih bertahan di berbagai daerah di Jawa Tengah mendapat apresiasi dari Komisi E DPRD Jawa Tengah.
Di tengah perkembangan zaman dan modernisasi, masyarakat dinilai masih memiliki kepedulian untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal generasi muda.
Ketua Komisi E DPRD Jateng, Messy Widiastuti, mengatakan pelestarian budaya daerah perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku budaya, tokoh adat, hingga masyarakat.
Menurutnya, berbagai tradisi dan budaya lokal yang masih rutin digelar masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Tengah merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama.
“Upaya pelestarian budaya harus dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak. Sehingga masyarakat akan turut mendukung apabila pemerintah juga hadir menjalankan kewajibannya dalam mendorong pelestarian budaya daerah,” kata Messy, Senin (11/5).
Ia menilai, keberadaan tradisi lokal, pagelaran seni budaya, hingga kegiatan adat yang masih berlangsung hingga kini menjadi bukti bahwa masyarakat Jawa Tengah tetap memiliki ikatan kuat dengan akar budayanya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, selama ini juga rutin menggelar berbagai agenda budaya sebagai sarana promosi potensi daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, budaya lokal tidak hanya dijaga sebagai identitas daerah, tetapi juga didorong menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan kunjungan masyarakat dari luar wilayah.
“Bagi masyarakat lokal, pelestarian budaya menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan keberagaman adat istiadat dan tradisi kepada generasi muda. Sementara meningkatnya kunjungan wisata juga diharapkan memberi dampak positif terhadap ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Komisi E DPRD Jawa Tengah berharap pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi gerakan bersama yang terus diperkuat agar adat, tradisi, dan kesenian lokal tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

