Final Rejowinangun Cup 1 Berlangsung Sengit, Putra Candi Candisari Sabet Gelar Juara Perdana

Achmad Luthfi Khakim
By - Achmad Luthfi Khakim
3 Min Read

HEADLINNEWS.IDPURWOREJO – Atmosfer panas menyelimuti partai final Turnamen Rejowinangun Cup 1 yang mempertemukan tuan rumah Rejowinangun melawan Putra Candi asal Desa Candisari, Kecamatan Banyuurip. Dalam pertandingan yang berlangsung penuh determinasi, Putra Candi tampil lebih efektif dan berhasil memastikan gelar juara usai menang dengan skor 2-0.

Ribuan penonton yang memadati lapangan disuguhkan pertandingan berintensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Adu strategi serta duel fisik yang ketat membuat jalannya laga berlangsung keras namun tetap menarik untuk disaksikan.

Wasit beberapa kali menghentikan pertandingan akibat pelanggaran yang terjadi. Sepanjang laga, enam kartu kuning dikeluarkan sebagai bentuk peringatan kepada pemain dari kedua kubu. Ketegangan semakin memuncak menjelang laga usai ketika wasit mengeluarkan satu kartu merah langsung akibat pelanggaran keras yang terjadi di menit-menit akhir.

Meski mendapat tekanan dari tim tuan rumah, Putra Candi mampu tampil disiplin dan memanfaatkan peluang dengan maksimal hingga mengunci kemenangan dua gol tanpa balas. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan tim asal Candisari menjadi juara pertama dalam sejarah penyelenggaraan Rejowinangun Cup.

Turnamen yang berlangsung sekitar satu bulan ini diikuti oleh 16 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo. Selain menjadi ajang kompetisi, Rejowinangun Cup juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit pesepak bola potensial di tingkat lokal.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amir Masduki, S.Pd.I., yang menjadi salah satu pendukung utama penyelenggaraan turnamen, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh panitia dan peserta. Selama turnamen berlangsung, semangat sportivitas tetap terjaga dengan baik. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun jauh lebih penting,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Amir Masduki mengaku tidak dapat menghadiri partai final karena harus menjalankan tugas kedewanan. Kehadirannya pada penutupan diwakili oleh Amat Solikhin, Ketua Bidang Seni dan Olahraga DPD PKS Purworejo.

Amat Solikhin hadir secara langsung untuk menutup rangkaian turnamen sekaligus menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pemenang. Putra Candi menerima trofi juara pertama, sementara Rejowinangun harus puas finis sebagai runner-up pada edisi perdana Rejowinangun Cup.

Berakhirnya Rejowinangun Cup 1 mendapat respons positif dari masyarakat. Turnamen ini dinilai sukses menghadirkan hiburan olahraga yang berkualitas, mempererat silaturahmi antartim, sekaligus diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan pemain-pemain sepak bola berbakat dari Kabupaten Purworejo.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *