Berhasil Raih Prestasi Mendunia! Kota Semarang Kembangkan AI Untuk Kelola Sampah

Dicky Aditya
3 Min Read
Kota Semarang masuk menjadi salah satu kota yang memiliki berbagai inovasi terbaik di dunia di bidang kecerdasan buatan, tata kelola digital, ketahanan iklim, hingga pelayanan publik pada ajang Guangzhou International Award

HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil menciptakan inovasi dan pengembangan yang mendunia. Berupa teknologi berbasis Artificial Intelligence Solusi Sampah alias inovasi AISSA yang membantu pengelolaan sampah bagi masyarakat.

Keberhasilan inovasi ini diakui dunia internasional, sebagai salah satu dari 30 Exemplary Initiatives pada ajang bergengsi 7th Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026, di China.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan kebanggaannya terhadap prestasi yang diraih, bukan sekadar capaian keberhasilan pada suatu ajang, melainkan akan menjadi terobosan penting dalam pembangunan tata kota.

“Penghargaan ini menjadi penguat dalam terus menghadirkan berbagai peningkatan infrastruktur, tata ruang, dan pembangunan kota yang berorientasi mengedepankan pengelolaan lingkungan serta solusi cerdas bagi kehidupan warganya,” kata Agustina, Selasa (7/7).

Ajang Guangzhou International Award for Urban Innovation merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di bidang inovasi perkotaan yang diselenggarakan setiap dua tahun oleh Pemerintah Kota Guangzhou bekerja sama dengan United Cities and Local Governments (UCLG) dan Metropolis, jaringan kota-kota besar dunia.

Prestasi ini akan mendorong Pemerintah Kota Semarang menghadirkan terobosan nyata dalam menjawab tantangan perkotaan, mulai dari tata kelola pemerintahan, transformasi digital, pelayanan publik, lingkungan hidup, hingga pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Karena itu, Walikota Agustina menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang terus mendorong transformasi digital untuk menjadi fondasi pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan efektif. Menurutnya, pemanfaatan kecerdasan buatan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Teknologi harus menjadi alat untuk mempercepat pelayanan, menjaga lingkungan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, dan menjadikan kota Semarang semakin nyaman, bersih, dan berdaya saing,” ucap Agustina.

Teknologi AISSA yang dikembangkan, dihadirkan di Kota Semarang untuk pemantauan, analisis, dan penanganan sampah secara terintegrasi. Inovasi berbasis AI ini dinilai dibutuhkan dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Semarang menuju kota yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut menempatkan Kota Semarang sejajar dengan berbagai kota dunia yang dikenal memiliki praktik terbaik dalam inovasi perkotaan, seperti Moskow, Wina, dan Bristol.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *