HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Permasalahan pembangunan Jateng Valley yang direncanakan akan menjadi ikon pariwisata terbesar milik Jawa Tengah di Asia Tenggara tertunda dan tidak dilakukan hingga kini. Kawasan Hutan Penggaron dibiarkan terbengkalai dan pembangunan yang sempat berjalan berhenti sejak di terpa persoalan tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pengembangan kawasan dan revitalisasi tetap dipertimbangkan terlaksana. Aset dan potensi milik daerah tidak hanya ditata dengan revitalisasi, tetapi akan dikembangkan untuk menggali pertumbuhan industri baru serta investasi.
“Kita revitalisasi dan ada yang tidak hanya kita tata ulang, tetapi juga pengembangan untuk menggali potensi setiap wilayah. Jadi, juga mendukung untuk pembukaan kawasan industri baru,” ucap Luthfi.
Menurut Gubernur Luthfi, setiap daerah menyimpan potensi yang dimiliki masing-masing, sehingga pengembangan dapat mendukung sekaligus mendorong berkembangnya wilayah.
“Kita siapkan semuanya dan sedang mencari investor agar mendorong berkembangnya perekonomian baru sekaligus investasi di seluruh wilayah,” ucap Luthfi.

