HUT RI ke-81 di Sikka Dibatalkan karena Dampak Gempa

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Sikka membatalkan seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-81, termasuk Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026. Keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan mempertimbangkan kondisi pascagempa dan penanganan warga yang masih mengungsi.

Rapat tersebut berlangsung di Posko BPBD Kabupaten Sikka dan dihadiri Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Keytimu, Plt Sekda Sikka, Kalaksa BPBD, Asisten Sekda, staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, serta para camat dan lurah.

Pembatalan mencakup seluruh kegiatan HUT RI ke-81 yang telah direncanakan mulai 15 Agustus 2026 dan seterusnya. Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan seluruh kegiatan tersebut tidak dilaksanakan.

Keputusan itu diambil setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 dengan kedalaman 10 kilometer di Kabupaten Nagekeo berdampak hingga Kabupaten Sikka. Gempa tersebut disertai 512 gempa susulan dalam sehari dan menimbulkan 38 korban jiwa meninggal dunia, termasuk empat warga Kabupaten Sikka.

Dampak gempa juga mencakup kerusakan rumah warga dan fasilitas publik. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam membatalkan rangkaian peringatan HUT RI tahun ini.

Data yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Sikka mencatat 1.264 orang dari 306 kepala keluarga mengungsi di Gelora Samador Maumere. Sebanyak 70 orang dari delapan kepala keluarga mengungsi di DPRD Kabupaten Sikka, 292 orang di Lapangan Seminari Bunda Segala Bangsa, dan 68 jiwa di halaman SD Wairklau.

Sebagian warga lainnya mengungsi di rumah keluarga maupun rumah warga di desa dan kelurahan. Surat resmi mengenai pembatalan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 sedang dipersiapkan oleh panitia.

Pembatalan seluruh rangkaian HUT RI ke-81 di Kabupaten Sikka berkaitan langsung dengan kondisi warga yang masih berada di sejumlah lokasi pengungsian setelah gempa. Pemerintah daerah juga mencatat adanya korban jiwa serta kerusakan rumah warga dan fasilitas publik.

Editor: HL-News
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!