HEADLINNEWS.ID – BOYOLALI – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Tengah menggelar Pelatihan PKK Siaga dan Tanggap Bencana (PKK SIGAB) sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Aula Kantor Balai Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan, serta jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, BPBD, Baznas Provinsi Jawa Tengah, dan unsur terkait lainnya. Sekitar 200 peserta turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan ini, Kapolsek Selo AKP Kiryanta diwakili Wakapolsek Selo IPDA Miftahudin bersama Bhabinkamtibmas Desa Jrakah Aipda Fendi P. hadir untuk melaksanakan monitoring guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, doa bersama, serta penampilan kesenian tari tradisional. Kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia dan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali serta Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah.
Dalam laporannya, Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Hidup TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Lucia Utaraningsih, menyampaikan bahwa pelatihan PKK SIGAB merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi dalam meningkatkan kesiapsiagaan kader PKK dan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Selo, terhadap berbagai potensi bencana.
Melalui pelatihan tersebut, para kader PKK diharapkan memiliki pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi situasi darurat serta mampu berperan aktif membantu masyarakat ketika terjadi bencana.
Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan, turut menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Jawa Tengah dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program PKK SIGAB memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, mengapresiasi semangat para kader PKK Desa Jrakah yang mengikuti pelatihan. Ia berharap para kader semakin siap dan sigap dalam membantu penanganan berbagai potensi bencana di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan secara simbolis berupa 60 buku saku panduan PKK SIGAB dan 60 tas siaga bencana PKK SIGAB. Selain itu, disalurkan pula 200 paket sembako bagi masyarakat.
Baznas Provinsi Jawa Tengah turut memberikan bantuan berupa 200 paket sembako untuk keluarga rentan serta 70 paket sembako bagi ibu hamil dan ibu menyusui di Desa Jrakah.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan dalam memperkuat ketahanan keluarga, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Kehadiran personel Polsek Selo dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung program kemasyarakatan, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kapolsek Selo AKP Kiryanta, S.H., menegaskan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah, TP PKK, dan masyarakat sangat penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Keterlibatan masyarakat sejak tahap pencegahan dan persiapan diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan apabila terjadi bencana.
Melalui kegiatan PKK SIGAB ini, diharapkan para kader PKK dan masyarakat Kecamatan Selo semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana, memiliki perlengkapan darurat yang memadai, serta mampu berkoordinasi dengan pihak terkait ketika menghadapi situasi darurat.
Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Polres Boyolali berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

