HEADLINNEWS.ID – KH Muhammad Adnan, mantan Ketua PWNU Jawa Tengah, meninggal dunia di ruang ICU RS Samsoe Hidajat, Semarang, Rabu malam, 7 Oktober 2026, pukul 20.48 WIB.
Muhammad Adnan memimpin PWNU Jawa Tengah selama 1999–2013. Ia juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang dan pernah aktif di IPNU serta PMII.
Adnan pernah masuk ke arena politik elektoral sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah pada 2008. Saat itu ia berpasangan dengan Bambang Sadono sebagai calon gubernur dengan dukungan Partai Golkar.
Sebelum terjun ke politik praktis, Adnan dikenal melalui kiprahnya di lingkungan Nahdlatul Ulama dan dunia pesantren. Perjalanan tersebut membuatnya menjalani peran sebagai tokoh organisasi keagamaan sekaligus kandidat dalam kontestasi politik Jawa Tengah.
Adnan juga pernah menjadi narasumber dalam sebuah kegiatan di BKKBN Jawa Tengah bersama Gunoto Saparie. Dalam kegiatan itu, Adnan hadir mewakili PWNU Jawa Tengah, sedangkan Gunoto mewakili IPKB Jawa Tengah.
Jenazah Adnan akan dimakamkan pada Kamis, 8 Oktober 2026, setelah disemayamkan di kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan di Kramas, Tembalang.
Data sumber menempatkan wafatnya Muhammad Adnan sebagai fakta utama, dengan riwayat kepemimpinan di PWNU Jawa Tengah, kiprah pesantren, aktivitas organisasi, dan pencalonannya sebagai calon wakil gubernur pada 2008 sebagai konteks. Sumber juga memuat banyak kesaksian personal dan refleksi penulis, tetapi bagian tersebut tidak dijadikan badan utama straight news karena lebih sesuai untuk tulisan kenangan atau obituari.

