Warga Sawahan Ngemplak Meninggal, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Polres Boyolali
2 Min Read
Korban ditemukan di dalam kamar tanpa tanda kekerasan

HEADLINNEWS.ID – BOYOLALI – Seorang perempuan, Sartini (62), ditemukan meninggal duni a di rumahnya di Perum Graha Cendana II, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Minggu (4/10/2026) malam.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 22.00 WIB setelah pihak keluarga dan warga melakukan pengecekan kondisi korban yang sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian dada dan sesak napas.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui jajaran Polsek Ngemplak membenarkan adanya laporan tersebut. Petugas setelah menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya berada di dalam kamar dalam kondisi lemas, mengeluhkan nyeri dada dan sesak napas serta mengeluarkan cairan dan busa dari mulut. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga untuk mengecek kondisi korban.

Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur. Setelah dilakukan pemeriksaan kembali, korban diketahui sudah tidak bernapas dan denyut nadinya tidak teraba.
Petugas bersama tenaga medis dari Puskesmas Ngemplak kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke, hipertensi, jantung dan diabetes serta rutin menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit di wilayah Surakarta. Pemeriksaan kesehatan terakhir dilakukan pada 2 Oktober 2026.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang berupa riwayat pemeriksaan kesehatan korban dan obat-obatan yang rutin dikonsumsi sebagai bagian dari penanganan dan pemeriksaan awal.
Kapolres Boyolali menegaskan bahwa petugas tetap melakukan penanganan sesuai prosedur dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti serta berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi korban.

β€œDari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas tetap melakukan pemeriksaan dan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta terkait kejadian,” ujar Kapolres Boyolali.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Editor: Polres Boyolali
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!