Jelang Iduladha 2026, Pemkot Semarang Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban

Dinas Pertanian mengimbau masyarakat dan pedagang untuk lebih teliti dalam memilih hewan kurban.

HL-News
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Kota Semarang meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Iduladha 2026. Dinas Pertanian Kota Semarang memperketat pengawasan kesehatan dan lalu lintas hewan ternak untuk mencegah penyebaran penyakit yang mudah menular tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Shoti’ah, menyatakan bahwa PMK menjadi ancaman serius karena penularannya sangat cepat. Oleh karena itu, pihaknya gencar melakukan vaksinasi, pengobatan, serta edukasi biosecurity kepada para peternak.

“PMK menyebar dengan sangat mudah. Karena itu kami terus melakukan edukasi biosecurity kepada peternak agar mereka paham cara mencegahnya,” ujar Shoti’ah, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, risiko penularan tidak hanya datang dari hewan yang sakit, tetapi juga dari aktivitas pedagang dan pembeli yang berpindah-pindah antar kandang tanpa protokol kesehatan yang ketat.

Beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian mencatat tiga ekor sapi terindikasi PMK di Semarang. Bahkan satu pedet dilaporkan mati akibat penyakit tersebut. Namun, kondisi dua sapi lainnya kini sudah membaik setelah mendapat penanganan.

Shoti’ah mengapresiasi peningkatan kesadaran peternak. “Sekarang peternak sudah lebih paham ciri-ciri PMK dan langkah yang harus dilakukan jika ternaknya menunjukkan gejala,” katanya.

Sementara itu, permintaan hewan kurban tahun ini diprediksi meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, tercatat 2.742 ekor sapi, 9.295 kambing, 568 domba, dan lima kerbau disembelih sebagai hewan kurban di Semarang.

Dinas Pertanian mengimbau masyarakat dan pedagang untuk lebih teliti dalam memilih hewan kurban. “Pastikan hewan yang dibeli sehat, lincah, mata cerah, dan cukup umur sesuai syariat. Jangan lupa minta surat keterangan kesehatan hewan,” pungkas Shoti’ah.

Langkah antisipasi ini diharapkan dapat memastikan Iduladha 2026 berjalan lancar dan aman dari ancaman penyakit ternak.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!