HEADLINNEWS.ID – Zaman sekarang ini berbagai pelayanan publik telah mengandalkan digitalisasi. Bahkan, beberapa layanan terintegrasi satu sama lain yang membuat masyarakat mudah ketika membutuhkan.
Namun, sistem ini dinilai tetap memiliki celah kelemahan. Bagi masyarakat, layanan tersebut masih dapat ditingkatkan.
Sejalan persoalan tersebut, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Mukafi Fadli menilai digitalisasi dan inovasi pelayanan publik harus terus memudahkan masyarakat. Apalagi, tuntutan saat ini setiap pelayanan digital mesti saling terintegrasi untuk menjamin berbagai layanan terhubung agar lebih mudah diakses dan semakin nyaman digunakan masyarakat.
“Sistem pelayanan yang hadir akan menciptakan efektivitas pelayanan publik kepada masyarakat. Selain itu, jika semuanya sudah bisa diakses hanya dengan smartphone, maka akan mengurangi kendala antrean panjang, tanpa banyak dokumen-dokumen fisik, dan praktis ada berbagai layanan sudah terintegrasi dengan mudah,” katanya, Sabtu (9/5).
Kini, sistem digitalisasi pelayanan publik terus beradaptasi terhadap perkembangan tuntutan masyarakat akan pentingnya layanan yang efektif, cepat, dan mudah. Layanan publik juga mudah diakses dalam sistem digital yang meliputi berbagai pelayanan lainnya.
Karena itu, menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng itu, peningkatan kualitas layanan akan menyediakan optimalisasi pelayanan yang diinginkan masyarakat.
“Maka, harus mendapatkan perhatian lebih agar pelayanan publik juga terus meningkat. Akan memberikan kemudahan dan semakin nyaman, sehingga masyarakat tidak akan kesulitan terhadap akses pelayanan. Selain itu, berbagai macam pelayanan juga makin efisien, diharapkan dapat efektif menekan kendala birokrasi yang sering dialami selama ini,” kata Mukafi.

