Rob Pantura Meluas, DPRD Jateng Dukung Giant Sea Wall

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus menyiapkan pembangunan infrastruktur sebagai langkah penanganan dampak rob dan abrasi yang semakin meluas.

HL-News
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Bencana abrasi dan rob selama puluhan tahun terus menerjang wilayah pesisir utara Pulau Jawa, khususnya kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Sejumlah daerah di pesisir utara Jawa Tengah kini menghadapi dampak serius akibat bencana tersebut.

Di wilayah pesisir Kota Semarang dan Demak, misalnya, rob menyebabkan permukiman warga tenggelam. Sebagian warga terpaksa pindah dan mencari hunian baru di lokasi lain. Namun, tidak sedikit masyarakat yang memilih bertahan meski harus kehilangan mata pencaharian dan menjalani aktivitas sehari-hari dalam kondisi serba terbatas.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus menyiapkan pembangunan infrastruktur sebagai langkah penanganan dampak rob dan abrasi yang semakin meluas.

Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Nur Saadah, mengatakan perencanaan pembangunan infrastruktur dilakukan untuk menanggulangi dampak bencana agar tidak semakin merugikan masyarakat.

Menurutnya, rob tidak hanya mengancam permukiman warga, tetapi juga berdampak serius terhadap perekonomian daerah. Sejumlah kawasan industri bahkan harus direlokasi ke wilayah yang lebih aman agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Upaya penanganan harus segera dilakukan pemerintah agar dampaknya tidak semakin meluas dan menimbulkan berbagai persoalan yang merugikan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan mimpi masyarakat yang terisolir untuk kembali hidup normal dan menjalankan aktivitas perekonomian seperti sebelum terdampak rob,” kata Nur, Minggu (10/5).

Ia berharap pembangunan infrastruktur penanganan rob, termasuk proyek giant sea wall di kawasan pesisir Pantura, mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi abrasi dan kerusakan lingkungan.

“Dampak bencana abrasi diharapkan dapat diatasi melalui pembangunan infrastruktur secara masif di wilayah pesisir Pantura. Harapannya, masyarakat kembali nyaman menjalankan aktivitas dan kondisi pesisir dapat pulih sehingga tidak lagi terdampak rob yang terus meluas,” ujarnya.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!